KENAPA MBS AL-MANAR SUMATERA SELATAN AL-MANAR SUMATERA SELATAN?
Di samping memiliki kurikulum perpaduan antara DIKNAS dan Diniyah pada jam belajar pagi (pukul 07.00 – 15.00 WIB), MBS Al-Manar Sumatera Selatan juga mempunyai program – program kepesantrenan yang diberlakukan di luar jam sekolah. Secara umum, program – program ini merupakan hasil olahan bagian kema’hadan dan para asatidz / ustadzat di pembinaan yang selanjutnya diserahkan kepada organisasi santri untuk dimodifikasi dan dilakukan inovasi. Tentunya, dengan adanya program – program kepesantrenan yang rapi dan terukur ini, MBS Al-Manar Sumatera Selatan menjadi lebih baik. Berikut rinciannya:
- Program Harian
- Tahfidz dan Tahsin Al – Qur’an
- Tahsin
- Tahfidz
- Pengayaan Mufrodat dan Bilingual Area
- Puasa Sunnah Senin – kamis, Tahajjud (qiyamullail) dan Dhuha
- Tahfidz dan Tahsin Al – Qur’an
- Program mingguan
- Ekstrakurikuler
- Khitobah Asghar
Merupakan kegiatan pidato per kelas yang diadakan setiap hari kamis. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri dan dipandu oleh santri santri senior selaku ketua dan penaggung jawab kelompok. Dan tempat pelaksanaan berada di segala penjuru pesantren menurut kesepakatan kelompok
- Penugasan khotib jum’at dan pengajar TPA/TPQ di sekitar pesantren
Sementara ini, program penugasan khotib jum’at hanya dikhusukan untuk santri kelas 12. Khatib untuk santri putra dan pengajar TPA/TPQ untuk santri putri di masjid – masjid sekitar MBS Al-Manar Sumatera Selatan. Selain sebagai latihan berdakwah, penugasan ini juga sebagai syarat kelulusan para santri. Maka setiap santri harus memenuhi kuota penugasan ini sebagaimana yang ditentukan oleh MBS Al-Manar Sumatera Selatan.
- Program bulanan
- Khitobah Akbar (1 bulan)
Sama seperti Muhadharah Sughra, kegiatan ini juga masih berhubungan dengan latihan oleh wicara yang juga diikuti oleh semua santri. Hanya saja, Muhadharah akbar ini dilakukan hanya satu bulan sekali, untuk 1 bulan 1 angkatan dan mengumpulkan seluruh santri dalam satu tempat. Karena jumlahnya sangat besar, maka tidak semua santri bisa mendapatkan giliran bicara, tapi hanya perwakilan – perwakilan dari masing – masing kelompok.
Melihat jumlah santri yang begitu banyak dalam satu tempat tertentu, maka program ini bukan hanya berhubungan seputar olah wicara saja, namun juga dimaksudkan sebagai objek latihan santri dalam mengkonsep sebuah acara perhelatan.
- Lomba – lomba
Beberapa jenis lomba yang sering diadakan untuk memberikan motivasi dan semangat berjuang adalah:
- Lomba kebersihan asrama
- Lomba penguasaan bahasa
- Class meeting
- Program tahunan
- Amal Bakti Santri (ABAS)
Merupakan program sosial yang diikuti oleh seluruh santri, baik putra maupun putri. Program ini berlangsung sekitar 4 – 5 hari dan bertempat di daerah – daerah perdesaan yang jauh dari keramaian kota. Acara ini dikemas dalam bentuk pembagian sembako dan mengirim santri ke rumah – rumah warga yang masuk kategori masyarakat ekonomi menengah kebawah untuk tinggal di dalamnya. Di rumah – rumah warga ini nantinya, santri mendapatkan tugas mendalami peran dan turut langsung membantu kegiatan yang dilakukan oleh tuan rumah. Sebagai contoh, jika tuan rumah seorang pedagang keliling, maka santri wajib turut aktif menjajakan dagangan tersebut. Atau jika tuan rumah seorang buruh tani, maka santri turut aktif membantu melakukan kegiatan bertani.
Kegiatan ini dilakukan untuk mengasah kepekaan para santri terhadap kehidupan sosial yang ada disekitarnya. Dengan melihat dan turut terjun langsung pada keluarga ekonomi menengah ke bawah ini, para santri mendapatkan pelajaran penting tentang mensyukuri kehidupan. Karena, boleh jadi mereka, para santri, lebih beruntung dari isi ekonomi jika dibandingkan dengan sebagaian warga pernah dimana acara ABAS berlangsung.
-
Dakwah santri (DS)
Merupakan program tahunan yang diselenggarakan setiap bulan Ramadhan dan diikuti oleh santri tingkat SMA. Dengan kelompok – kelompok kecil, para santri ditempatkan di daerah yang minim dai dan pengajar agama. Sehingga tujuan dari program ini tercapai. Adapun di antara tujuannya adalah;
Menguji mental para santri untuk tampil di tengah masyarakat sebagai pendakwah serta menguji kecakapan untuk berbaur dan berinteraksi.
Menguji kemampuan mereka memakmurkan masjid – masjid dan surau – surau dengan berbagai kegiatan keislaman.
Mengamalkan ilmu yang sudah dipelajari di MBS dalam bentuk ceramah, khutbah dan mengajar TPA
- Kemah Santri
Kemah santri merupakan satu agenda yang diikuti oleh sebagian besar santri kecuali santri kelas 12 SMA dan 9 SMP. Secara teknis, acara ini dipandu langsung oleh pembina kepanduan Hizbul Wathan (HW). Diselenggarakan acara ini bertujuan sebagai berikut;
Menumbuhkan kemandirian dan keberanian, kreatifitas dalam diri setiap santri
Melatih kepemimpinan, tanggung jawab dan kedisiplinan
Mengajarkan kepada santri arti sebuah kerja sama
Memupuk kepedulian para santri terhadap kelestarian alam sekitar
- Ujian kenaikan tingkat tapak suci
Ujian kenaikan tingkat bagi kader tapak suci putra muhammadiyah dilaksanakan setiap tahun melibatkan seluruh santri yang ada. Kegiatan ini selain menguji kemampuan mereka dalam hal bela diri juga menjadi ajang pengkaderan untuk mecari bibit unggul yang akan membawa nama harum MBS dibidang olahraga pencak silat.
- Pentas seni dan kreativitas santri (event – event tertentu)
Acara pentas seni ini diadakan beberapa kali dalam setahun. Seperti, gebyar Muharram, Semarak Idul Adha dan jelang kelulusan (wisuda) kelas 12 SMA. Tujuan diadakannya acara ini antara lain untuk menumbuhkan kreatifitas santri dalam bidang seni. Diantara pentas seni yang sering menjadi agenda rutin adalah
- Panggung Gembira
- Al-Manar Competition
- Al-Manar Championship
- Pembekalan life skill
Program ini dikhususkan untuk para santri tingkat akhir di kelas 6 (enam) selepas mereka menyelesaikan ujian pondok, jeda waktu yang ada digunakan untuk memberikan bekal kemampuan dalam life skill berupa pelatihan yang bermanfaat dan bisa dipraktekan selepas mereka berada di lingkungan masyarakat.
- MBS Al-Manar Sumatera Selatan Ramah dan Bermasyartakat
- Bhakti sosial dan penyaluran dana pendidikan
- Penyaluran zakat fitrah
- Penyembelihan dan penyaluran hewan qurban
- Penyelenggaraan khitanan massal
- Beasiswa pendidikan untuk warga kurang mampu dan anak yatim
- Pembiasaan budaya santri
- Upacara setiap hari sabtu dengan 3 bahasa (Bahasa Indonesia, Bahasa Arab, dan Bahasa Inggris) secara berurutan/bergantian setiap sabtu
- Apel pagi setiap hari sebelum bel masuk
- Berdoa dan dzikir sebelum dan sesudah pelajaran
- Sholat fardhu berjamaah
- Sholat dhuha
- Puasa senin dan kamis
- Tadarus rutin
- Memberi dan menjawab salam
- Membuang sampah di tempat sampah
- Budaya antri
- Berpakaian rapi dan menutup aurat
- Datang tepat waktu
- Bersalaman dengan guru jika bertemu
- Berkata sopan dan lembut
- Membiasakan berbahasa Inggris dan Arabic dalam percakapan sehari – hari (yang sudah dilaksanakan baru sebatas lokal tertentu)
- Dzikir dan doa bersama sebelum tidur
Sistem Pendidikan
A. Program Utama
1. Kurikulum Pendidikan Nasional
2. Kurikulum Khas Pesantren
a. Ta’lim Al-Qur’an
b. Pendidikan Agama Islam
(Aqidah, Adab Islam, Fikih, dan Siroh Nabawi)
c. Bahasa Arab dan Inggris
(Pengayaan kosa kata, Muhadasah, dan Pidato)
d. Ibadah dan Pembinaan
( Shalat berjamaah 5 waktu, Qiyamullail, Shalat sunah, Puasa sunah, Bina santri, Super Camp, Liedership, dan Rihlah ilmiah).
B. Program Penunjang
1. Prestasi Club
(Sciences Club, Mathematics Club, Language Club, Writing Club)
2. Ekstrakurikuler
(Hizbul Wathan, Tapak Suci, Seni Kaligrafi, Nasyid, futsal, Badminton, Sepak Takraw,
Tenis Meja, Bola Voli, Renang, Tilawah Al-Qur’an dan Memanah).
Dasa Sila Santri
1. Memiliki Aqidah Yang Lurus 6. Memiliki Fisik Yang Kuat
2. Beribadah Yang benar 7. Mengendalikan Hawa Nafsu
3. Memiliki Akhlaq Terpuji 8. Terampil Dalam segala Urusan
4. Mampu Berusaha 9. Mampu Memelihara Waktu
5. Berwawasan Yang Luas 10. Bermanfaat Bagi Orang Lain
Tenaga Pendidik
- Libya
- Al-Azhar Cairo,Mesir
- Al-Azhar Cairo, Mesir
- Universitas Gadjah Mada
- Universitas Negeri Malang
- Institut Teknologi Sepuluh November
- Universitas Islam Negeri Malang
- Universitas Islam Negeri Raden fatah
- Universitas Sriwijaya
- Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
- Pendidikan Ulama Tarjih Muhammadiyah
- Universitas Muhammadiyah Metro
- Universitas Muhammadiyah Surakarta
- Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Raudhatul Ulum
- Universitas Muhammadiyah Jakarta
- IKIP PGRI Semarang
- Universitas Islam OKI
- Universitas PGRI Palembang
- Sekolah Tinggi Ilmu Qur’an Al-I’tifaqiyah
- Sekolah Tinggi Agama Islam As-Syidiqqiyah
